Tepache adalah minuman tradisional Meksiko yang terbuat dari nanas yang difermentasi, gula merah, dan rempah-rempah. Minuman ini menyegarkan dan sedikit bersoda yang telah dinikmati selama berabad-abad, sering disajikan di pesta-pesta dan selama acara-acara perayaan. Proses fermentasi memberi Tepache rasa yang unik, menyeimbangkan rasa manis dengan rasa asam.
Secara historis, Tepache diyakini telah dikonsumsi oleh penduduk asli Meksiko jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. Fermentasi buah merupakan praktik yang berakar pada banyak budaya, dan Tepache menonjol karena rasanya yang lezat dan mudah disiapkan.
Untuk membuat Tepache, bahan utamanya adalah nanas matang, yang memberikan rasa manis dan aroma alami pada minuman tersebut. Nanas direbus beserta kulitnya, yang mengandung ragi bermanfaat yang membantu fermentasi, bersama dengan rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh untuk menambah rasa. Penambahan gula merah memperkaya rasa, sementara proses fermentasi, yang berlangsung selama 24 hingga 48 jam, menghasilkan buih yang nikmat yang membuatnya cocok untuk hari-hari yang panas.
Tepache dapat dinikmati langsung atau dicampur dengan minuman lain. Minuman ini sering disajikan dengan es, menjadikannya minuman musim panas yang digemari. Beberapa variasinya termasuk menambahkan sedikit bir atau menyajikannya dengan perasan jeruk nipis untuk menambah rasa. Minuman ini tidak hanya lezat, tetapi juga cara untuk mengurangi sampah makanan dengan memanfaatkan seluruh nanas, yang menunjukkan kepiawaian kuliner tradisional Meksiko.
Minuman ini bukan sekadar suguhan bagi selera Anda; minuman ini merupakan perwujudan warisan budaya yang kaya yang patut dirayakan. Lain kali Anda mencari sesuatu yang menyegarkan, cobalah Tepache—minuman ini adalah pengantar yang fantastis ke dunia minuman fermentasi!