Churrasco bukan sekadar hidangan; ini adalah pengalaman budaya yang mewakili esensi tradisi kuliner Brasil. Berasal dari wilayah selatan Brasil, hidangan daging panggang ini telah berkembang menjadi acara kumpul-kumpul sosial yang meriah di mana teman dan keluarga berkumpul untuk menikmati daging yang dimasak dengan sempurna di atas api terbuka.
Bintang Churrasco tidak diragukan lagi adalah dagingnya. Biasanya, potongan daging ribeye atau picanha lebih disukai karena rasanya yang kuat dan lembut. Penggunaan garam laut kasar meningkatkan rasa alami daging sapi, membuatnya sederhana namun lezat. Beberapa juru masak mungkin memilih untuk merendam daging dengan minyak zaitun dan bumbu untuk menambah kompleksitas, tetapi metode tradisional sering kali bergantung pada kualitas daging itu sendiri.
Churrasco secara tradisional dimasak dengan tusuk sate di atas arang atau kayu, menghasilkan rasa berasap yang sulit ditiru dengan metode lain. Proses memanggangnya sederhana tetapi memerlukan perhatian pada pengaturan panas untuk mencapai tingkat kematangan yang diinginkan tanpa membuat daging terlalu matang. Hasilnya adalah steak yang berair dan beraroma yang gosong sempurna di bagian luar.
Di Brasil, Churrasco identik dengan pesta dan perayaan. Makanan ini biasanya dinikmati selama festival, kumpul keluarga, dan acara barbekyu. Aspek kebersamaan dalam berbagi daging panggang memupuk hubungan dan menciptakan kenangan abadi di antara para peserta.
Churrasco lebih dari sekadar makanan; ia mewujudkan kehangatan keramahtamahan Brasil dan kegembiraan berkumpul dengan orang-orang terkasih.