Biryani bukan sekadar hidangan; ini adalah perayaan cita rasa, sejarah, dan tradisi. Berasal dari anak benua India, hidangan nasi aromatik ini disiapkan dengan kombinasi rempah-rempah, daging, dan nasi basmati, sehingga menghasilkan cita rasa unik yang disukai di seluruh dunia. Kata 'Biryani' berasal dari kata Persia 'birian', yang berarti 'digoreng sebelum dimasak.' Metode memasak ini mencerminkan pertukaran budaya yang kaya antara India dan Persia.
Secara tradisional, biryani disiapkan di dapur kerajaan para kaisar Mughal, dan sejak itu telah berkembang menjadi banyak variasi regional. Dari biryani Hyderabadi yang pedas hingga biryani Kolkata yang harum, setiap versi menceritakan kisah yang berbeda. Teknik pelapisan yang digunakan dalam memasak memungkinkan cita rasa menyatu, menghasilkan hidangan yang menenangkan sekaligus memanjakan.
Biryani sering disajikan dengan raita (saus yoghurt dingin) atau salad, menjadikannya santapan lengkap. Baik itu acara perayaan atau makan malam keluarga sederhana, biryani menyatukan orang-orang, menjadikannya harta karun kuliner India yang sesungguhnya.