Musim liburan adalah saat untuk bersuka cita, merayakan, dan yang terpenting, menyantap makanan. Di seluruh dunia, orang-orang berkumpul untuk merayakan dengan menyantap hidangan yang menunjukkan tradisi dan warisan budaya mereka yang unik. Dari hidangan pedas Meksiko hingga hidangan gurih Italia, hidangan liburan mencerminkan inti dari setiap budaya. Mari kita mulai perjalanan kuliner untuk menjelajahi beberapa hidangan liburan paling disukai dari seluruh dunia.
Tamale merupakan makanan pokok selama musim liburan di Meksiko, khususnya selama Las Posadas, perayaan sembilan hari menjelang Natal. Terbuat dari masa (adonan jagung) dan diisi dengan berbagai bahan seperti daging, keju, atau buah, tamale dibungkus dengan kulit jagung dan dikukus. Kegiatan membuat tamale sering kali menjadi acara bersama, yang mempertemukan keluarga dan teman untuk berbagi dalam tradisi lezat ini.
Di Italia, Malam Natal dirayakan dengan Pesta Tujuh Ikan, sebuah tradisi yang berakar pada praktik umat Katolik untuk tidak makan daging sebelum Natal. Keluarga menyiapkan hidangan lezat yang terdiri dari berbagai hidangan laut, termasuk baccalà (ikan kod asin), cumi-cumi, dan udang. Setiap hidangan merupakan simbol perayaan, yang mencerminkan kecintaan orang Italia terhadap seni kuliner dan kebersamaan keluarga.
Osechi Ryori adalah pesta Tahun Baru tradisional Jepang yang terdiri dari hidangan-hidangan yang ditata dengan indah, masing-masing melambangkan keberuntungan dan kemakmuran untuk tahun yang akan datang. Makanan ini biasanya berisi kacang kedelai hitam (untuk kesehatan), telur ikan haring (untuk kesuburan), dan kastanye manis (untuk kekayaan). Osechi dipersiapkan terlebih dahulu, sehingga keluarga dapat menikmati hari raya tanpa perlu memasak selama beberapa hari pertama tahun baru.
Di Amerika Serikat, Thanksgiving identik dengan kalkun. Dipanggang atau digoreng, kalkun sering disajikan dengan isian, saus cranberry, dan berbagai macam lauk seperti kentang tumbuk dan casserole kacang hijau. Makanan hari raya ini merayakan rasa syukur dan kelimpahan, sering kali dinikmati bersama keluarga dan teman. Tradisi ini memiliki akar sejarah yang dalam dan merupakan waktu untuk refleksi dan kebersamaan.
Di Jerman, hidangan Natal sering kali menyajikan angsa panggang, yang dikenal sebagai Weihnachtsgans. Secara tradisional disajikan dengan kubis merah dan pangsit, hidangan meriah ini menjadi pusat perhatian dalam acara kumpul-kumpul di hari raya. Persiapan Weihnachtsgans merupakan seni kuliner, karena angsa biasanya diisi dengan campuran apel, bawang, dan rempah-rempah, sehingga menghasilkan hidangan yang lezat dan beraroma.
Selama perayaan seperti Idul Fitri, biryani menjadi bintang di meja makan di India. Hidangan nasi yang harum ini dibuat dengan nasi basmati, daging yang diasinkan, dan campuran rempah-rempah, sering kali disertai dengan raita (makanan pendamping berbahan dasar yogurt). Lapisan rasa dan aspek kebersamaan dalam berbagi biryani menjadikannya hidangan perayaan yang disukai, yang mewujudkan semangat perayaan.
Di Swedia, prasmanan Natal yang dikenal sebagai Julbord merupakan puncak musim liburan. Sajian mewah ini menyajikan berbagai hidangan, termasuk ikan haring acar, bakso, dan ham. Julbord bukan sekadar hidangan; ini adalah pengalaman, yang sering kali dinikmati selama beberapa jam bersama keluarga dan teman, yang menyoroti pentingnya bersosialisasi selama liburan.
Selama Natal, orang Spanyol menikmati turrón, nougat yang dibuat terutama dari kacang almond dan madu. Makanan manis ini hadir dalam berbagai bentuk, dari turrón yang keras hingga yang lunak. Turrón adalah kudapan manis yang disukai banyak orang yang menyatukan orang-orang selama perayaan, sering kali dinikmati bersama makanan penutup dan kudapan lainnya.
Menjelajahi hidangan hari raya dari seluruh dunia akan mengungkap kekayaan tradisi kuliner yang menjadi ciri khas perayaan hari raya kita. Setiap hidangan menceritakan kisah budaya, sejarah, dan komunitas, yang mengingatkan kita bahwa makanan adalah bahasa universal yang menyatukan orang-orang. Saat Anda merencanakan acara kumpul-kumpul hari raya, pertimbangkan untuk memadukan hidangan dari berbagai budaya untuk menciptakan hidangan yang beragam dan lezat yang menghormati semangat musim tersebut. Selamat berpesta!